Purworejo, Jawa Tengah, baru-baru ini dikejutkan oleh kasus pelecehan seksual yang melibatkan dua remaja kakak beradik berinisial KSH (17) dan DSA (15). Kedua korban mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh 13 orang selama kurang lebih satu tahun. Ayah korban sudah meninggal, dan ibu korban mengalami keterbelakangan mental sehingga mereka tidak mendapat perlindungan yang layak.

Kronologi Kasus

Pelecehan seksual terhadap kedua remaja ini diduga berlangsung berulang kali sejak 2023. Para pelaku, yang sebagian besar adalah tetangga korban, melakukan tindakan pelecehan di bawah ancaman dan paksaan. Korban diancam akan disebarkan video mereka yang direkam secara diam-diam sehingga korban tidak berani melaporkan apa yang terjadi. Selain pelecehan, korban dipaksa mengonsumsi alkohol.

Korban DSH hamil dan melahirkan seorang bayi. Korban DSA juga dipaksa untuk menikah siri dengan salah satu pelaku pemerkosaan, namun pelaku tak bertanggung jawab menafkahi. Kondisi ini menjadi semakin berat bagi korban yang masih di bawah umur dan mengalami trauma mendalam​. Saat ini korban DSH harus berhenti sekolah.

Proses hukum awalnya terhambat karena adanya aparat desa yang diduga menyarankan keluarga korban untuk tidak melapor. Kedua korban sebelumnya diminta untuk berdamai dengan iming-iming uang Rp 5 juta dari salah satu pelaku. Namun, uang itu ternyata diambil oleh perangkat desa setempat.

Bantuan Hukum oleh Hotman Paris

Setelah menghadapi berbagai kendala dalam melapor, keluarga korban akhirnya mendatangi Hotman Paris, seorang pengacara ternama. Hotman Paris memberikan pendampingan hukum bagi kedua korban dan berupaya agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan. Sejumlah lembaga bantuan hukum juga mendukung kedua korban, membantu memastikan bahwa kasus ini mendapat perhatian dan proses hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku​.

Saat ini, Polda Jawa Tengah sedang menyelidiki kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat menindak tegas para pelaku serta memastikan bahwa korban memperoleh keadilan yang layak. Polisi berkomitmen melakukan penyelidikan secara transparan agar kasus ini tidak lagi mendapat hambatan dari pihak manapun.

0 CommentsClose Comments

Leave a comment