Pernahkah kamu atau orang di sekitar disebut memiliki wajah “jutek” meskipun sedang tidak bermaksud demikian? Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang menarik. Wajah jutek, yang sering disebut juga dengan Resting Bitch Face (RBF), mengacu pada ekspresi wajah netral yang tampak seolah-olah seseorang sedang kesal, marah, atau tidak ramah.
Sebuah studi berjudul Throwing Shade: The Science of Resting Bitch Face (2015) menjelaskan bahwa fenomena muka jutek atau resting bitch face merupakan hal yang nyata. Para peneliti dari Noldus Information Technology menggunakan teknologi pemindai wajah untuk menganalisis RBF.
Hasilnya, peneliti menemukan rata-rata ekspresi wajah manusia terdiri dari 97% ekspresi wajah netral dan 3% sisanya menunjukkan emosi kecil, seperti sedih, senang, atau marah. Namun, orang yang berwajah jutek tingkat ekspresi emosinya naik hingga 6% atau dua kali lipat.
Bentuk wajah berperan besar dalam membentuk kesan jutek pada seseorang. Jadi tak heran bila banyak orang yang dicap jutek punya ciri khas mata sipit atau sayu, sudut bibir yang melengkung ke bawah, atau posisi alis agak turun ke arah dalam hidung.
Selain faktor fisik, faktor sosial juga berperan. Selama ini, wajah jutek sering kali identik dengan kaum wanita. Beberapa kalangan percaya bahwa jumlah wanita dengan wajah jutek lebih banyak dibandingkan pria, meskipun faktanya tidak selalu demikian.
Studi juga mengungkapkan bahwa anggapan wajah judes pada wanita sering kali dibentuk oleh norma sosial yang mengharapkan wanita selalu tersenyum, bahagia, dan ramah kepada orang lain. Ketika seorang wanita tidak tersenyum atau tidak menunjukkan ekspresi wajah menyenangkan, mereka lebih cepat dicap jutek atau tidak ramah. Sebaliknya, pria cenderung tidak dituntut untuk tersenyum. Saat pria menunjukkan ekspresi datar atau bahkan terlihat sedikit menghina, biasanya hal ini tidak menjadi masalah.
Pada akhirnya, studi menyimpulkan bahwa wajah jutek sering kali berasal dari persepsi masyarakat terhadap karakteristik atau ciri khas bentuk wajah seseorang. Orang yang dianggap memiliki wajah jutek belum tentu sedang kesal atau marah, melainkan hanya interpretasi dari orang lain yang melihat bentuk wajah tersebut seolah menunjukkan emosi negatif.
Bagaimana Menghadapinya?
Jika Anda sering disebut berwajah jutek, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
- Cobalah tersenyum lebih sering: Senyum, meski kecil, bisa mengubah persepsi orang terhadap Anda.
- Berikan kontak mata yang hangat: Ini membantu menciptakan kesan ramah.
- Jelaskan jika diperlukan: Jika kesalahpahaman muncul, tidak ada salahnya memberi penjelasan santai bahwa itu hanyalah ekspresi alami Anda.
Pada akhirnya, penting untuk diingat bahwa wajah jutek hanyalah persepsi visual yang tidak menentukan kepribadian atau sikap seseorang. Jadi, tetaplah percaya diri dan jadilah diri sendiri!