ParaPuwan memiliki anak usia toddler yang sedang aktif-aktifnya? Tentunya hal ini menjadi kendala ketika sedang liburan ya. Tapi jangan khawatir, siapkan 8 hal ini, dijamin liburan ParaPuwan anti ribet!

Usia toddler biasanya berkisar antara 1 hingga 3 tahun. Pada usia tersebut, anak-anak mulai belajar berjalan dan sedang mengembangkan keterampilan motorik, bahasa, hingga sosial.

Anak-anak usia toddler juga seringkali menunjukkan tanda-tanda kemandirian, rasa ingin tahu yang tinggi, dan mulai mengeksplorasi lingkungan sekitar mereka.

Namun, hal ini terkadang menjadi kendala ketika ParaPuwan ingin berlibur bukan? Berikut 8 hal yang sebaiknya ParaPuwan persiapkan sebelum pergi bersama dengan toddler.

Baca juga: Lagi Liburan ke Jakarta? Jangan Lupa Mampir ke 7 Tempat Ini!

Pilih Destinasi Ramah Anak

ParaPuwan bisa melakukan riset terlebih dahulu mengenai destinasi liburan yang sudah memiliki fasilitas untuk anak-anak, seperti stroller-friendlykids corner, dan tempat makan dengan menu anak.

Hal ini tentunya mencegah anak-anak, terutama usia toddler, bosan ketika berlibur. Sehingga bisa mengeksplorasi berbagai hal dan membuat liburan ParaPuwan menjadi lebih menyenangkan.

Siapkan Barang-barang Esensial

Selanjutnya, bawa barang-barang yang penting saja, seperti popok, baju ganti, makanan ringan, dan mainan favorit.

Pilih tas dengan desain yang lebih praktis, banyak compartment , dan pastinya mudah diakses.

Gunakan Baby Carrier atau Stroller

Baby carrier berguna apabila ParaPuwan berencana untuk banyak berjalan di area yang mungkin tidak stroller-friendly, seperti banyak tangga dan jalan yang berbatu.

Namun, apabila akses di tempat destinasi liburan cukup mudah, sebaiknya ParaPuwan membawa stroller agar memudahkan toddler beristirahat sejenak.

Pilih Akomodasi yang Nyaman

Selanjutnya, ParaPuwan sebaiknya memilih penginapan yang menyediakan fasilitas untuk anak-anak, seperti kamar dengan tempat tidur bayi atau dapur untuk menyiapkan makanan anak.

Rencanakan Itinerary yang Fleksibel

Usahakan agar itinerary yang telah disiapkan tidak terlalu padat dalam mengatur kegiatan ketika berlibur. Sisakan waktu untuk beristirahat yang cukup dan jangan jangan terlalu ketat dengan jadwal yang telah dirancang.

Sesuaikan dengan jam-jam krusial dari toddler seperti waktu makan, waktu tidur siang, dan sebagainya. Agar meminimalisir tantrum saat berlibur.

Bawa Camilan dan Minuman

Toddler biasanya mudah rewel apabila lapar maupun haus. Maka dari itu, sediakan camilan serta minuman yang mereka suka untuk mencegah tantrum ketika sedang dalam perjalanan.

Hindari makanan dan minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Selalu utamakan makanan serta minuman yang sehat dan memiliki kandungan gizi yang baik.

Jaga Kesehatan Anak

Pastikan toddler dalam kondisi sehat sebelum berangkat. ParaPuwan bisa juga membawa obat-obatan dasar sebagai antisipasi apabila anak sakit di tengah perjalanan.

Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen dan topu agar terlindungi dari sinar matahari ya!

Libatkan Anak dalam Persiapan Liburan

Ajak toddler untuk turut membantu memilih mainan atau baju yang akan mereka bawa. Hal ini tentunya bisa membuat mereka lebih antusias selama perjalanan berlibur.

Baca juga: Dapat 1 Miliar dalam Setahun, Emang Bisa? Ikuti 8 Tips Jitu Ini!

Waktu terbaik untuk liburan dengan toddler tergantung pada beberapa faktor seperti cuaca, kondisi kesehatan anak, dan tujuan liburan ParaPuwan.

Hindari musim liburan dan puncak wisata. Karena kondisi yang hectic bisa mempengaruhi mood serta kondisi anak. Pilihlah tempat wisata yang lebih sepi dan nyaman.

Selanjutnya, ParaPuwan juga pertimbangkan cuaca saat liburan. Hindari musim panas yang sangat panas atau musim hujan yang bisa membuat aktivitas outdoor jauh lebih sulit.

Selain itu, perhatikan rutinitas tidur anak. Usahakan agar tidak mengganggu jadwal tidur mereka terlalu banyak. Pilih waktu penerbangan atau perjalanan yang memungkinkan anak tidur siang atau tidur malam sesuai dengan kebiasaan mereka.

Apabila memungkinkan, pilih waktu di luar jam sibuk untuk perjalanan seperti penerbangan pagi-pagi atau larut malam. Karena bandara serta jalan raya cenderung lebih sepi, sehingga dapat mengurangi stres dalam perjalanan.

Kemudian, pertimbangkan juga musim tertentu yang lebih menarik untuk dikunjungi, seperti musim semi dengan bunga bermekaran atau musim gugur dengan dedaunan berwarna-warni.

Sebaiknya, hindari musim dingin atau salju. Karena untuk menghindari kondisi toddler yang belum stabil dalam menghadapi musim tersebut.

Sebelum pergi berlibur, sebaiknya perhatikan kondisi kesehatan anak. Jika ada jadwal vaksinasi atau pemeriksaan ke dokter, segera lakukan agar kondisi anak tetap fit dan terlindungi.

Selamat berlibur ParaPuwan!

Images: Dok. Freepik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0 CommentsClose Comments

Leave a comment