Bagi anak perempuan yang beranjak remaja, tentunya menstruasi pertama kali atau menarche menjadi pengalaman yang membingungkan. Jadi, hal apa saja yang harus dilakukan ketika mengalaminya?
Menstruasi merupakan proses alami dalam tubuh wanita di mana laposan dinding rahim (endometrium) yang telah menebal untuk mempersiapkan kehamilan, meluruh dan keluar dari tubuh melalui vagina dalam bentuk darah. Siklus ini terjadi sebagai bagian dari sistem reproduksi wanita dan biasanya berlangsung setiap bulan.
Biasanya, siklus menstruasi rata-rata berlangsung sekitar 28 hari, tetapi bisa bervariasi antara 21 hingga 35 hari. Hari pertama menstruasi dianggap sebagai hari pertama siklus.
Hal tersebut terjadi sebagai bagian dari proses reproduksi. Jika sel telur yang dilepaskan oleh ovarium tidak dibuahi oleh sperma, lapisan dinding rahim yang sudah dipersiapkan untuk kehamilan akan meluruh dan keluar sebagai menstruasi.
Perubahan hormon yang berpengaruh terhadap menstruasi adalah estrogen dan progesteron. Keduanya berperan dalam mempersiapkan rahim untuk kehamilan dan mengatur siklus menstruasi.
Maka dari itu, menstruasi menjadi penanda bahwa sistem reproduksi seorang wanita berfungsi dengan baik dan merupakan bagian alami dari pubertas dan kehidupan dewasa wanita.
Setelah mengetahui sekilas mengenai informasi menstruasi, sebaiknya segera lakukan hal di bawah ini apabila mengalaminya pertama kali.
Baca juga: Alami Gelaja Menopause, Segera Lakukan 7 Hal Ini!
Tetap Tenang dan Jangan Panik
Menstruasi merupakan proses alami yang akan dirasakan oleh setiap wanita. Jadi, tidak perlu merasa cemas maupun takut. Karena hal itu merupakan tanda bahwa tubuh berkembang dengan normal.
Gunakan Pembalut yang Tepat
Gunakan pembalut atau pad yang nyaman dan sesuai dengan aliran menstruasi. Terdapat berbagai jenis pembalut yang tersedia, mulai dari yang tipis ketika menstruasi dengan aliran yang ringan hingga yang lebih tebal untuk menstruasi dengan aliran yang lebih deras.
Selain itu, jangan lupa untuk ganti pembalut setiap 4-6 jam. Hal ini berguna untuk menjaga kebersihan dan mencegah iritasi.
Pahami Gejala yang Dialami
Menstruasi bisa disertai beberapa gejala seperti kram perut, nyeri punggung, atau perubahan suasana hati. Hal ini normal dan biasanya tidak berlangsung lama.
Namun, apabila ParaPuwan merasakan kram yang cukup berat, bisa mengompres perut dengan air hangat atau melakukan peregangan ringan.
Jaga Kebersihan
Sebelum dan sesudah mengganti pembalut, sebaiknya selalu cuci tangan. Selain itu, pastikan area intim tetap bersih dengan membersihkan seluruh bagian agar terhindar dari infeksi.
Sebaiknya, hindari penggunaan sabun atau produk pembersih yang terlalu keras di area intim.
Catat Siklus Menstruasi
Mulailah mencatat tanggal mulai dan berakhirnya menstruasi, serta seberapa banyak aliran darah yang terjadi. Ini akan membantu memantau siklus menstruasi ke depannya.
ParaPuwan bisa juga menggunakan aplikasi kalender menstruasi untuk melacak siklus dan membantu mengetahui kapan menstruasi berikutnya akan datang.
Konsultasi dengan Orang Dewasa
Mulai bicaralah dengan orang dewasa yang bisa dipercaya, seperti ibu, kakak perempuan, atau guru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai menstruasi.
Apabila ada hal yang membingungkan atau menimbulkan kekhawatiran, jangan ragu untuk bertanya ya.
Siapkan Perlengkapan Menstruasi
Selalu bawa beberapa pembalut cadangan di dalam tas untuk berjaga-jaga jika menstruasi terjadi saat berada di luar rumah.
Kemudain, bawa juga pakaian dalam cadangan sebagai persiapan apabila mengalami bocor.
Tetap Aktif dan Jaga Pola Makan
Menstruasi bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan ya ParaPuwan, tetap aktif berolahraga dengan intensitas ringan seperti berjalan kaki atau yoga.
Ternyata, olahraga tersebut dapat mengurangi kram perut loh! Selanjutnya, konsumsi makanan bergizi, terutama yang kaya akan zat besi seperti daging merah, sayuran hijau, serta kacang-kacangan. Hal tersebut berguna untuk menjaga energi dan kesehatan tubuh.
Siap Hadapi Perubahan Emosional
Menstruasi sering disertai dengan perubahan suasana hati akibat perubahan hormon. Jika ParaPuwan merasa sedih atau mudah marah, itu adalah hal yang wajar ya.
Sebaiknya, cobalah berbicara dengan teman maupun orang yang bisa memahami apa yang tengah dirasakan ketika menstruasi.
Baca juga: Hati-hati! Inilah 10 Penyakit Kronis yang Mengintai Wanita!
Jadi, itulah beberapa hal yang dilakukan ketika merasakan menstruasi pertama kali. Dengan memahami dan mempersiapkan diri dengan matang, tentunya menstruasi pertama kali bisa menjadi pengalaman yang lebih mudah dihadapi.
Images: Dok. Freepik.