Saat ini, banyak pasangan yang terjebak dalam toxic relationship. Bagaikan lingkaran setan, pasangan yang sudah dalam tahap toxic relationship biasanya sulit untuk keluar. Namun, bagaimana caranya untuk keluar dari hubungan tidak sehat tersebut?
Toxic relationship merupakan salah satu bentuk hubungan yang tidak sehat dan biasanya merugikan satu sama lain. Biasanya hubungan tersebut ditandai dengan pola interaksi yang penuh dengan ketegangan, manipulasi, dan perilaku yang merusak kesejahteraan emosional, mental, sampai dengan fisik seseorang.
ParaPuwan, coba kamu cek kembali hubunganmu beserta dengan pasangan, apakah memiliki ciri-ciri antara lain, adanya kontrol berlebihan, saling memanipulasi emosional, kurang mendukung satu sama lain, selama menjalin hubungan adakah pelecehan emosional maupun fisik.
Selain itu, telusuri kembali, apakah terdapat riwayat komunikasi yang buruk, adanya rasa cemburu yang berlebihan, salah satu pihak terlalu dominan dalam hubungan, sampai dengan kehilangan identitas diri merupakan tanda ParaPuwan terjebak dalam toxic relationship loh!
Maka dari itu, sebaiknya ParaPuwan melakukan langkah-langkah berikut ini apabila terjebak dalam toxic relationship.
Baca juga: Bingung Mikirin Caranya Work Life Balance? Coba Terapkan 4 Hal Ini!
Sadari Situasi
Sebagai langkah awal, ParaPuwan harus bisa mengakui bahwa tengah berada di dalam kondisi toxic relationship.
Hal tersebut ditandia dengan adanya manipulasi, kontrol yang berlebihan, pelecehan emosional maupun fisik, dan perasaan rendah diri yang berlebihan.
Kuatkan Mental
Selanjutnya, ParaPuwan sebaiknya mampu mengingatkan diri sendiri bahwa berhak untuk merasa aman dan bahagia.
Percaya kepada diri sendiri bahwa ParaPuwan berhak untuk berada dalam healthy relationship.
Bicarakan dengan Orang yang Dapat Dipercaya
Kemudian, ParaPuwan bisa menceritakan situasi toxic relationship yang tengah dialami kepada teman maupun keluarga yang dapat memberikan dukungan.
Selain itu, teman dan keluarga bisa memberikan perspektif dukungan emosional yang ParaPuwan butuhkan.
Rencana untuk Keluar
Selanjutnya, buatlah sebuah rencana agar dapat keluar dari hubungan toxic relationship. Bisa dimulai dengan mengurangi kontak secara berkala.
ParaPuwan bisa juga melakukan salah satu hal yang besar, yakni berpindah tempat tinggal.
Batasi Komunikasi
Ketika ParaPuwan sudah siap secara lahir dan batin untuk menghadapi toxic relationship ini, sebaiknya terapkan batasan komunikasi dengan pasangan.
Selain itu, ParaPuwan bisa juga menjelaskan bahwa apa yang terjadi antara kamu dan pasangan sudah tidak ada toleransi lagi.
Bantuan Profesional
Terapis atau konselor dapat memberikan dukungan tambahan dan membantu ParaPuwan untuk melalui proses toxic relationship yang telah dilewati selama ini.
Putuskan Kontak
Setelah melakukan semua hal di atas, ParaPuwans sampai dengan tahap terakhir, yakni putuskan kontak dengan penyebab toxic relationship yang dialami selama ini.
Hal ini tentunya bisa membantu memulihkan diri dan menjaga jarak dari pengaruh negatif.
Baca juga: Ramai Tempat Daycare Tapi Gak Care, Cek Dulu 4 Hal Penting Ini!
Menerapkan 7 cara di atas tentunya bukan hal yang mudah apabila ParaPuwan telah berada dalam kondisi toxic relationship selama bertahun-tahun.
Namun, dengan keyakinan diri yang kuat serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, tentunya ParaPuwan pasti bisa menghadapi semuanya.
Waktunya meluangkan waktu untuk pemulihan diri. ParaPuwan bisa melakukan banyak hal loh, tanpa harus khawatir ada yang melarang kembali.
Para Puwan bisa fokus untuk melakukan hobi yang selama ini tidak dilakukan, berkumpul dengan teman-teman lama yang lebih positif, dan mencoba kegiatan lain yang belum pernah dilakukan sebelumnya,
Yuk, segera keluar dari jeratan toxic relationship dan temukan dirimu kembali!
Images: Dok. Freepik.